my little words that can I write…

Hai… separuh hatiku… ini yang kedua kalinya kejadian yang terbesar dengan kondisi yang sama. Lagi-lagi “marga” menjadi pertimbangannya. Aku kenal dirimu sudah 5 tahun yang lalu, aku tau kamu tidak akan melakukan hal itu kepadaku. Kamu lakukan itu semua dengan alasan agar aku membencimu. Sekeras apapun kamu mencoba, sejahat apapun kamu berbuat, hatiku masih tetap hati yang sama yaitu mencintaimu. Mungkin tak semua orang bisa memahami apa yang terjadi oleh kita, yang terjadi dengan perasaan kita.

Aku masih menyimpan detail semuanya, tanggal-tanggal yang indah, foto, tulisan, voicenote dan terakhir video yang kamu kirimkan padaku. Aku tidak tahu harus berusaha apa lagi, sudah kita jalani cinta yang rumit, sudah kita lakukan hal-hal yang memicu pertengkaran hanya untuk membuat marah satu sama lain. Dihati kecilku masih tersimpan namamu erat-erat dan begitupun kamu. Aku memang putus asa, dan aku melihat itu juga padamu, aku masih mau berusaha tapi sepertinya tak mungkin aku paksakan itu kepadamu. Mungkin selama ini aku jadi beban dalam fikiran mu untuk kedepannya. Mungkin aku harus belajar mengikhlaskan untuk kebahagiaan kamu. Doakan aku agar aku bisa kuat sepertimu, bisa mengerti sepertimu, bisa melanjutkan hidup sepertimu.

Apakah menyayangimu harus membutuhkan sebuah alasan? Jika kamu butuh alasan maka aku tak bisa menjawabnya, karena tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata. Jauh darimu aku sulit, apalagi mengihklaskan kamu. Tapi aku tidak boleh egois, pergilah kamu seperti yang engkau mau, jangan hiraukan aku. Aku akan belajar dengan seiringnya waktu. Banyak hal yang ingin kuceritakan disini tapi aku tak mampu merangkai kalimatnya Hatiku terlalu rapuh. Kepergianmu seperti aku kehilangan setengah nafas dan nyawaku.

Mungkin ini yang namanya pertemuan yang diakhiri dengan perpisahan. Namun seandainya Tuhan dan takdir mengizinkan, semoga suatu saat nanti kita bisa disatukan, tapi jika tidak bisa semoga ada jalan yang terbaik buat kita. Trima kasih untuk semua ini. Izinkan aku memohon untuk pertemuan sekali saja entah itu pertemuan terakhir kali atau akan masih ada pertemuan nantinya. Dan didalam pertemuan itu, izinkan aku melihat mata dan senyummu dan mendengar kata-kata yang engkau ucapkan untukku. Aku juga tidak tau apa kamu akan membaca ini atau tidak. Semoga tuhan memberi tahumu…

Aku tak akan pernah berhenti untuk mengirimkan doa untukmu… biarlah doaku yang menjagamu…

When your legs don’t work like they used to before

And I can’t sweep you off of your feet

Will your mouth still remember the taste of my love

Will your eyes still smile from your cheeks

Maybe it’s all part of a plan

Me I fall in love with you every single day

I just wanna tell you I am

I’m thinking out loud

Maybe we found love right where we are

Baby your smile’s forever in my mind in memory

*Thinking Out Loud – Ed Sheeran

img1400427740525

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s