Bangkit dari Keterpurukan

 

            Siapa sih yang tidak pernah putus cinta?? Semua orang pasti pernah mengalaminya. Namun setiap orang juga punya cara masing-masing untuk mengatasinya. Mungkin ada diantara para pembaca yang sama mengalami hal yang sama seperti saya. Hayooo coba tebak berapa lama saya terpuruk galau cuma gara-gara putus cinta?? Ada yang tau gaakk??

            Jreng jreng selama setahun loh saya jatuhh dan terpuruk gara putus cinta. Wah lama juga ya ternyataa?? Hehe. Abis gimana yaa cinta pertama soalnya kiwkiw, heeehehe. Salah saya juga sih karna udah menghabiskan waktu hanya untuk galau huhu. Seperti kata pepatah “Cinta membutakan segalanya”. Mungkin ada diantara pembaca yang abis putus bisa langsung move on dengan cepat dan ada juga yang membutuhkan waktu sama seperti saya atau bahkan lebih. 

            Tepatnya sih pertengahan tahun 2012 kejadiannya. Awalnya memang sulit bahkan tiap malam bisa nangiss, duh lebay banget yaa??? Iya nihh padahal yang disana belum tentu juga mikirin saya yaa haha. Sebulan telah dilewati dengan susah payah. Bulan kedua kebetulan hari libur masa perkuliahan dan disaat itu saya pergi berlibur ke Surabaya tempat tante saya. Kebetulan tante saya baru punya anak cewek yang endut, cantik, lucu dan imut. Duhh lumayan ada hiburan jadi ga sedih-sedih banget. Bisa ketawa dibuat adek kecil tersebut karena dia tingkahnya lucu apalagi kebetulan dia saat itu sedang belajar berjalan dan bicara saat itu. disana saya juga jalan-jalan berkeliling Surabaya walaupun ga semua tempat saya kunjungi.

            Nah pas bulan ketiga pas pula disaat itu diantara harinya merupakan hari ulang tahun saya. Duh sedih banget yaaa…  tahun ini ga ada kado special dari someone hehehe. Tapi ga terlalu sedih banget sihh karena masih ada teman-teman saya dan ada kado special dari sahabat saya. Lumayan menghibur diri huhu. Yah sama juga hari-hari saya lewati dengan kegalauan huhuhu. Nah akhirnya saya berfikir dan menurut saran teman-teman saya, saya harus mencari kesibukan agar tidak ada waktu kosong yang membuat saya bisa mengingat masa-masa bersama dia. Ya udah deh akhirnya saya mulai mencari kegiatan, dan saat itu saya diajak teman saya untuk gabung di KMK UG (Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Gunadarma). Kebetulan natal sudah dekat dan saya ditawarkan untuk menjadi panitia natal dan aksosnya. Saya dipilih dan dipercaya sebagai bendahara dalam kepanitiaan natal dan aksos tersebut. Rapat-rapat dimulai untuk persiapan acara. Lumayan kesibukan rapat dan mencari dana untuk acara mengurangi kesedihan saya. Yah walaupun saya sibuk tapi pasti masih saja ada rasa kegalauan. Nah ada ga yang pernah ngerasain kesepian didalam keramaian?? Nah hal itu yang saya rasakan selama ini.

            Waktu demi waktu saya lalui dengan susah payah, wah maklum udah galau akutt hohoho. Selama melewati waktu itu sang mantan masih saja hadir dalam kehidupan saya sehingga membuat saya bimbang dan sedih. Kadang datang dan kadang pergi, ya pokok e sesuka hatinya gitu. Dan akhirnya sebelum bulan desember berakhir saya nekat pergi ke Bandung untuk memperjelas semuanya. Yah saya maunya putus baik-baik dan saya bisa dapatkan penjelasan kenapa tiba-tiba dia membuat keputusan tersebut. Hingga sampai disana saya menunggu dsebuah tempat yang tidak jauh dari tempat travel di Bandung. Saya memintanya untuk datang ke tempat tersebut, namun sayangnya saat itu dia sedang mengikuti ujian hingga akhirnya saya menunggu hingga dia datang. Setelah dia datang kami mulai berbicara namun sayangnya pembicaraan tersebut berakhir dengan tidak menemui titik ujungnya. Dihari yang sama saya, saya balik ke Depok, saya pulang dengan hati yang sedih dan jawaban yang saya harapkan tidak juga saya dapatkan mengenai alasan tersebut.

            Setelah pulang, saya ke kosan teman saya untuk bercerita. Syukurnya setelah pulang dan bertemu dengannya saya merasa lega karena semua unek-unek sudah saya ceritakan padanya dan saya bersyukur karena masih punya sahabat yang selalu sabar menemani saya melewati masa galau ini. Dan mulai dari situ saya belajar untuk mengikhlaskan dan belajar untuk menerima apa yang sudah terjadi. Akhirnya ketika dia mencoba datang dan mengusik kehidupan saya lagi, saya bilang dengan baik-baik agar dia pergi menjauh dari saya karena keputusan ini dia yang buat. Disaat saya susah belajar untuk melepaskannya sementara dia bisa berkenalan dan dekat sana sini dengan banyak wanita, saya mulai bersikap tegas padanya agar dia tidak sesuka hatinya datang dan pergi kepada saya.

            Setelah itu selama sebulan kita lost contact. Kemudian dibulan berikutnya dia datang lagi menghubungi saya, saya pun tak membalas pesannya. Karena biarkan saja semuanya berlalu. Kemudian kita lost contact lagi dan dia datang lagi begitu seterusnya hingga satu tahun berlalu. Namun sebulan sebelum satu tahun berlalu dia datang dan ingin memperbaikinya. Akhirnya saya izinkan dia, namun saya memberikan waktu untuk dia memperbaikinya karena saya tidak ma uterus-terusn bergelut dengan galau dan kesedihan ini.

            Meskipun begitu saya terus belajar untuk bangkit dan memperbaiki kualitas hidup saya. Saat semester 3 saya mengalami penurunan nilai karena saya menghabiskan waktu untuk galau dan mengabaikan kewajiban saya. Begitu pula saya lakukan untuk UTS disemester 4, harapan saya hanya tinggal di UAS dan UU sekarang ini. Doakan saya ya para pembaca supaya saya bisa mendapatkan nilai yang bagus pada UAS dan UU saya sehingga IPK saya bisa meningkat.

Intinya proses itu perlu untuk menuju kedewasaan biarkan proses itu terjadi namun jangan sampai prose situ mengalami fase yang lama. Yang terjadi biarkan saja terjadi yang perlu itu belajar memaafkan karena dengan memaafkan hati pun lega dan bisa mengurangi beban fikiran. Tersenyumlah pada dunia karena dengan begitu dunia pun akan tersenyum. Yang mengetahui kualitas anda adalah diri anda sendiri.

“when you falling try to get up and fix it, when you fall just keep smiling”

 

Image

Nama   : Tekla Shintauli Lorentina

Npm    : 27211068

Kelas   : 2EB01

2 thoughts on “Bangkit dari Keterpurukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s