Permainan Lu Lu Cina Buta

            Saya kelahiran Jakarta, namun karena waktu itu ada pindahan tugas orang tua ke Pekanbaru maka kami sekeluarga pindah kesana. Kami pindah saat saya akan naik ke kelas 5 SD. Namanya juga masih anak SD pasti suka main kan, nah waktu itu ada salah satu permainan yang saya ingat karena nyanyiannya yang lucu yaitu namanya permainan “Lu Lu Cina Buta”.

            Lu Lu Cina Buta adalah permainan rakyat yang masih selalu dimainkan oleh anak-anak kecil di Tembilahan, Indragiri Hilir. Permainan ini bagi masyarakat pendukungnya adalah semata-mata merupakan permainan penyalur kreativitas anak-anak untuk mengisi waktu senggang, permainan itu dimainkan sebagai hiburan pelepas lelah saja, terlepas dari ikatan suatu peristiwa sosial tertentu. Tidak pula menjadi tuntutan adat istiadat yang berlaku didaerah itu. Permainan ini selain dari mengasyikan para pelakunya, dapat pula menghibur para pelakunya yang juga terdiri dari anak-anak dibawah umur.

            Yang mengasyikan para penonton ketika menyaksikan permainan Lu Lu Cina Buta adalah para penonton bisa berkomunikasi dengan para pelakunya saat mereka sedang menyanyikan lagu permainan tersebut.

            Adapun peralatan yang digunakan adalah sehelai sapu tangan yang akan digunakan untuk menyimpal mata bagi yang menjadi Cina Buta. Sedangkan tempat bermain Lu Lu Cina Buta bisa di rumah ataupun tanah lapang. Permainan ini bisa dilakukan oleh anak laki-laki maupun anak perempuan atau bisa dimainkan secara bersama. Jumlah pemainnya sekitar 10-30 orang. Tapi waktu itu saya lebih sering bermainnya dengan jumlah 10 orang.

            Dalam permainan ini biasanya diiringi dengan lagu Lu Lu Cina Buta, dinyanyikan tanpa musik pengiring. Adapun bunyi Lagu Lu Lu Cina Buta, seperti berikut :

Lu Lu Cina Buta

Lu banyak tai mata

Lu berjalan teraba-raba

Lala terantuk janda tua

            Dalam nyanyian diatas, kata janda bisa ditukar-tukar menjadi Nyonya, Kuda, dan sebagainya.

            Aturan-aturan dalam permainan ini cenderung sederhana dan mudah untuk dimengerti dan pada cara bermain juga sama halnya. Namun, dalam permainan ini yang dibutuhkan hanya kekutatan feeling yaitu menebak. Adapun aturan bermainnya yaitu :

  1. Semua pemain harus ikut bernyanyi, kecuali yang menjadi Cina Buta. Yang tak mau ikut bernyanyi, maka ia dihukum menjadi Cina Buta. Maka berlakulah seperti (kembali ke cara nomor 2, 3, dan 4)
  2. Permainan tidak boleh keluar lingkaran ataupun menghindari diri dari rabaan Cina Buta. Barang siapa melanggar peraturan tersebut, maka dihukum menjadi Cina Buta, dan berlaku pula seperti (kembali ke permainan no 2, 3 dan 4)
  3. Cina Buta hanya boleh meraba-raba wajah, bahu, dan rambut pemain. Dilarang meraba-raba tempat lain terutama dibagian bawah. Jika melanggar, perekaannya batal, dan kembali menjadi Cina Buta. Permaian diulang lagi seperti (kembali ke permainan nomor 2, 3 dan 4)
  4. Pemain boleh mengatakan ”up” bila hanya ada keperluan mendadak mau keluar lingkaran, seperti akan pipis atau akan buang hajat, dan sebagainya.
  5. Bila sekitarnya sampai 3 kali putar si Cina Buta gagal menebak, maka permainan diulang seluruhnya dari suit, kemudian main lagi.

            Nah setelah tahu aturannya, yuk gimana cara bermainnya ?? ini diaaa :

  1. Di lakukan undian terlebih dahulu untuk mencari pelaku Cina Butanya, biasanya undian dilakukan dengan cara suit. Suit antara dua orang kemudian yang kalah terus suit lagi dengan yang berikutnya, berturut-turut hingga tinggal seorang yang kalah saja untuk menjadi Cina Butanya.
  2. Yang kalah menjadi Cina Buta, mukanya di tutup dengan sapu tangan. Kemudian berdiri ditengah-tengah para pemain dalam keadaan mata tersimpul.
  3. Yang menang beramai-ramai membuat lingkaran dengan cara berpegangan tangan membuat jalan keliling sambil melingkar.
  4. Sambil melingkar berkeliling, menyanyi bersama-sama Lu Lu Cina Buta.
  5. Selesai menyanyi, pemain duduk mencangkung dalam posisi menghadap pusat lingkaran.
  6. Setelah pemain selesai bernyanyi, Cina Buta berjalan meraba-raba para pemain, dan menerka nama si pemain tersebut.
  7. Bila terkaannya tepat, maka yang diterka menjadi Cina Buta, lalu permainan baru pula dimulai seperti (kembali ke no. 2 dan 3 diatas).
  8. Bila terkaannya meleset, maka ia terus menjadi Cina Buta dan permainan diteruskan. Mulai seperti (kembali ke no. 2 dan 3 diatas)
  9. Permainan dilakukan terus menerus berulang kali, hingga kira-kira 30 s/d 45 menit bubar.

           Permaianan Lu Lu Cina Buta diselenggarakan oleh anak-anak dari segala tingkat sosial masyarakat dengan tidak membeda-bedakan, apakah mereka anak orang kaya, ataukah anak orang miskin, anak turunan bangsawan atau anak orang kebanyakan, semuanya dipandang sama saja. Mereka bermain dalam satu kesatuan hakekat. Yakni bermain bersama-sama untuk menghibur diri dan bergembira bersama-sama pula. Itulah arti makna yang bisa kita petik dari permainan ini.

 

Nama   : Tekla Shintauli Lorentina

Npm    : 27211068

Kelas   : 2EB01

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s