Jabatan Baru, Tanggung Jawab Bertambah

            Kira – Kira sekitar bulan april 2013 yang lalu telah terjadi pergantian kepengurusan organisasi rohani – UKM KMK (Keluarga Mahasiswa Katolik) Universitas Gunadarma untuk masa jabatan periode 2013/2014. Saya baru bergabung aktif dalam KMK baru sekitar pertengahan 2012 namun entah kenapa Ketua pengurus KMK yang baru memilih dan mempercayakan saya untuk memegang keuangan di KMK alias jadi Bendahara gitu.

            Awalnya saya kaget karena masih ada orang yang juga ingin duduk dalam kepengurusan tersebut. Namun karena Ketua hanya mempercayakan saya sebagai Bendahara akhirnya saya menerima tawaran tersebut untuk menjadi Bendahara. Awalnya begitu rumit karena kepengurusan pada tahun yang lalu mempunyai sedikit problem dikeuangan namun hal tersebut dapat diatasi.

            Dalam hal ini saya berfikir bahwa selain aktivitas sehari-hari saya, tanggung jawab saya pun bertambah. Bahwa menjadi seorang Bendahara bukanlah hal yang mudah karena jika terjadi kesalahan pencatatan pengeluaran maka saya sendiri lah yang harus mempertanggung jawabkannya. Menjadi seorang bendahara kita harus selalu siap apabila kita dibutuhkan, maksudnya dibutuhkan jika ada pembelanjaan atau pengeluaran uang lainnya.

            Sebagian orang ketika diberi tanggung jawab untuk memegang keuangan entah baik itu uang kas kelas, uang jalan-jalan atau uang yang menyangkut kepentingan orang banyak, mereka tidak berani menyimpang uang itu sendiri yang ada mereka memberikannya kepada orang tua mereka untuk disimpan dikarenakan takut hilang. Dari situ bisa terlihat bahwa mereka hanya ingin dipilih tapi tanggung jawab tersebut tidak sepenuhnya dia jalankan.

            Ketika seseorang mempercayakan suatu kedudukan untuk dipegang oleh anda, jika anda menerimanya maka anda harus bertanggung jawab terhadap tugas yang di emban sehingga orang yang mempercayakan kedudukan tersebut kepada kita tidak kecewa karena memilih anda, namun jika anda tidak siap menjalankannya adakalanya lebih baik anda tidak memilih.

            Nah disamping itu kira-kira dibulan april saya mengikuti tes seleksi menjadi asisten laboratorium di Laboratorium Manajemen Menengah. Saya melamar di Lab tersebut ingin mencari pengalaman. Namun entah kenapa saya bisa diterima menjadi asisten Lab dengan kedua teman saya yang lainnya dari kelas yang sama.

            Setelah keterima ada perasaan bimbang dan ragu untuk menjalankannya. Namun saya berfikir terus menerus sehingga mau tidak mau saya harus jalankan itu di semester depan nantinya. Karena waktu itu saya memilih menjadi asisten Lab. Sehingga saya harus bertanggung jawab atas apa yang saya pilih.

            Keliatannya sih rumit, antara kampus yang jadwalnya padat, kemudian KMK, kemudian menjadi Assisten Lab. Iya rumit diantara membagi waktu tersebut. Namun apa yang sudah saya pilih maka saya harus bertanggung jawab. Kita jangan jadi orang yang lari dari sebuah masalah, tapi harus dihadapi dan harus bertanggung jawab maka dari situ kita akan belajar menjadi orang sukses dalam mengatur waktu.

            Hidup itu sebuah pilihan !

 

Nama   : Tekla Shintauli Lorentina

Npm    : 27211068

Kelas   : 2EB01

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s