Mari Bantas Korupsi !

             Saat ini permasalahan yang sering diperbincangkan yaitu masalah korupsi yang terjadi di pemerintahan kita sendiri. Ini merupakan salah satu contoh permasalahan yang dari dulu tidak bisa diberantas bahkan jumlahnya semakin banyak sehingga korupsi ini bisa dikatakan sebagai kebudayaan tersendiri yang sangat buruk.

            Korupsi ini terjadi dikarenakan sifat manusia yang tidak pernah puas dengan sesuatu. Seperti orang yang bekerja tentunya pasti digaji namun dengan gaji yang besar atau yang bisa menyebabkan perilaku korupsi. Seperti gaji yang besar tidak puas dengan gajinya sekarang bahkan ingin memiliki penghasilan yang lebih besar daripada itu sehingga dia melakukan tindak korupsi. Sedangkan gaji yang kecil dimana biaya kebutuhan yang semakin mahal membuatnya harus melakukan tindak korupsi untuk memenuhi kebutuhannya.

            Berbagai macam kasus korupsi antara lain yaitu kasus bank century yang sangat merugikan nasabahnya yang diakibatkan oleh penyelewengan dana nasabah dan Penjualan reksa dana. Setelah Bank century melakukan kalah kliring, nasabah Bank Century tidak dapat melakukan transaksi perbankan baik transaksi tunai maupun transaksi nontunai. Dimana penyelesaian kasus bank century ini ternyata belum selesai dituntaskan.

            Hmmm… siapa sih yang tidak kenal dengan gayus, seorang pidana korupsi yang kehidupannya bisa bebas pergi ke bali bahkan keluar negeri serta mendapatkan perlakuan khusus tidak seperti tahanan lainnya. Gayus dijerat dengan tiga pasal berlapis yakni pasal korupsi, pencucian uang, dan penggelapan. Namun masalah ini belum sampai dikupas tuntas.

            Serta kasus Korupsi Wisma Atlet Hambalang yang menyangkut beberapa nama diantaranya Nazaruddin dan Anas urbaningrum. Selain itu Nazaruddin ditangkap karena kasus pencuncian uang. Kasus Nazar ini memiliki kejanggalan bahkan beritanya sampai saat ini hilang timbul hilang timbul sehingga kita tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.

            Yang saat ini sedang maraknya berita kasus korupsi daging sapi impor yang menjerat nama Luthfi Hasan, Ahmad Fathanah, dua orang direktur PT Indoguna Utama yang bergerak di bidang impor daging yaitu Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi dan direktur utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman. Namun kasus ini melibatkan wanita-wanita canti dalam pengaliran dananya.

            Dari berbagai kasus yang saya jelaskan sedikit tadi merupakan contoh kasus korupsi yang beritanya hilang ditelan bumi seketika sehingga kita tidak tau bagaimana penyelesaiannya hingga tuntas. Ada baiknya kasus kasus tersebut dikupas tuntas segera bukan membiarkan kasus tersebut tidur nyenyak. Serta tegakkan peraturan sesuai yang berlaku jangan memberikan perlakuan special terhadap pidana sehingga membuat kecemburuan sosial terhadap tahanan lainnya. Bukan hanya karena dia pejabat sehingga dia bisa mendapatkan perlakuan khusus. Tetapi perlakukan lah semua tahanan secara adil tanpa memberi perlakuan khusus. Jika tahanan masih diberikan perlakuan khusus membuat mereka tidak jera terhadap hukuman karena meskipun mereka dibalik jeruji tapi mereka masih bisa merasakan hidup yang indah dengan fasilitas yang diberikan.

            Oleh sebab itu, Mari kita bantas korupsi sejak dini mulai dari anak-anak kecil yang diajarkan untuk belajar jujur dan beriman. Agar kelak mereka bisa memperbaiki perekonomian kita serta berkurangnya kasus korupsi di Indonesia !

Nama   : Tekla Shintauli Lorentina

Npm    : 27211068

Kelas   : 2EB01

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s