Pengaruh Globalisasi Terhadap Perekonomian Indonesia

            Globalisasi berasal dari kata global yang berarti universal atau umum. Pengertian globalisasi secara umum adalah proses interaksi antar individu, antar kelompok, dan antar bangsa yang saling bergantung dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. Globalisasi terjadi pada bidang informasi, ekonomi, serta budaya. Namun pada pembahasan ini akan dibahas mengenai globalisasi dibidang ekonomi.

Lima karakteristik globalisasi :

  1. Terjadinya pertumbuhan transaksi keuangan antar negara (internasional) sangat cepat
  2. Pertumbuhan perdagangan yang sangat cepat
  3. Gelombang investasi asing langsung terjadi
  4. Timbulnya pasar global
  5. Penyebaran teknologi

            Kehadiran globalisasi di setiap negara pasti membawa pengaruh yang besar bagi masing-masing Negara tidak terkecuali Indonesia. Dalam hal ini, pengaruh yang ditimbulkan bisa berupa pengaruh positif maupun negative.

            Salah satu bentuk nyata dari hadirnya globalisasi ekonomi yaitu adanya pasar bebas. Pasar bebas adalah pasar yang terbentuk tanpa campur tangan pemerintah, tetapi terbentuk oleh sistem mekanisme pasar. Peran pemerintah disini hanya sebagai pemerhati sehingga tidak terjadi hal yang merugikan.

            Pengaruh dari globalisasi pada perkembangan ekonomi Indonesia diantaranya tumbuhnya kreativitas para pelaku ekonomi Indonesia serta semakin mendunia produk – produk buatan Indonesia. Dengan adanya globalisasi, para pelaku ekonomi, memang dituntut untuk semakin kreatif menciptakan produk – produk yang tidak hanya mampu bersaing dengan produk buatan dalam negeri, namun juga harus mampu bersaing dengan produk – produk dari negara lain.

            Globalisasi saat ini bisa mengakibatkan keterpurukan ekonomi dan kemiskinan dinegara-negara berkembang jika tidak bisa mengikuti persaingan yang ada salah satunya Indonesia yang mana semakin hari semakin terasa efek yang di timbulkan dengan adanya globalisasi. Globalisasi di Indonesia terkait masalah pembangunan dan pembaharuan, semakin hari pembangunan yang terus berkembang berada didaerah perkotaan, sementara sebagiannya globalisasi masih digalakkan.

            Contohnya saja di daerah Ibukota Negara Indonesia yaitu DKI Jakarta, berbagai macam pembaharuan seperti bangunan-bangunan mewah pencakar langit, maraknya mobil-mobil asing, alat telekomunikasi yang semakin canggih, dan banyak lainnya terus dilakukan sehingga membuat kota Jakarta menjadi semakin metropolitan dan modern. Dan itu semua dilakukan, tidak terlepas dari peran globalisasi antar Negara.

            Berbagai macam perjanjian baik bilateral, multilateral, maupun regional terus dilakukan Indonesia hingga saat ini. Katanya semua itu dilakukan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara lain, namun pada kenyataannnya pengaruh globalisasi tersebut menimbulkan dampak positif dan negative disetiap wilayah Indonesia.

Dampak positif dari globalisasi di Indonesia:

  1. Bisa meningkatkan devisa negara, mudah mengakses investasi dari luar negeri dan menambah kesempatan kerja semenjak dibukanya pasar Internasional serta bisa mengatasi kelangkaan modal.
  2. Melakukan kerja sama dengan negara lain seperti pengiriman TKI (Tenaga Kerja Indonesia) ke luar negeri, dan sebagainya.
  3. Mempermudah masyarakat memperoleh barang-barang yang dibutuhkan yang belum bisa diproduksi oleh Indonesia.
  4. Meningkatnya kegiatan pariwisata yang menjadi ajang promosi produk-produk Indonesia dan bisa membuka lapangan pekerjaan dibidang pariwisata.

Dampak negative dari globalisasi di Indonesia

  1. Hilangnya rasa cinta masyarakat terhadap produk dalam negeri yang membuat berkurangnya jati diri bangsa Indonesia serta bisa menghilangkan perusahaan-perusahaan yang memproduksi produk dalam negeri karena kalah saing dengan produk luar negeri serta konsumsi masyarakat yang lebih memilih produk luar negeri dikarenakan gengsi.
  2. Terjadinya ketimpangan ekonomi dimana perusahaan yang besar semakin kaya dan perusahaan kecil semakin miskin. Contohnya saja produk Cina yang semakin meluas di Indonesia dikarenakan harga jual yang rendah serta produk buatan luar negeri lainnya yang lebih diminati masyarakat Indonesia dibandingkan produk-produk buatan dalam negeri.
  3. Masuknya tenaga kerja asing di Indonesia yang lebih professional  menjadi ancaman untuk lapangan kerja di Indonesia sehingga menimbulkan banyak pengangguran karena lapangan kerja yang dikuasai oleh tenaga kerja asing.
  4. Saat ini akibat pengaruh globalisasi Impor lebih tinggi daripada ekspornya.
  5. Arus masuk perdagangan luar negeri menyebakan defisit perdagangan nasional.

            Pemerintah sebaiknya lebih memperhatikan lebih mengenai dampak dari globalisasi ini, karena kalau ini diteruskan bisa menyebabkan matinya produk-produk buatan dalam negeri serta kekayaan alam Indonesia yang habis dikeruk oleh negara-negara luar.

 

Nama   : Tekla Shintauli Lorentina

Npm    : 27211068

Kelas   : 2EB01

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s