Hubungan antara Hukum, Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

           Sebelum mendalami lebih jauh mengenai hubungan dari ketiganya, ada baiknya kita memahami pengertiannnya terlebih dahulu. Apa sih hukum itu? Hukum adalah peraturan yang dibuat baik yang tertulis maupun tidak tertulis untuk membatasi tingkah laku manusia agar dapat terkontrol, mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, serta disertai sanksi bagi yang melanggarnya.

            Apa itu ekonomi? Ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos dan nomos. Oikos adalah rumah tangga dan nomos berarti aturan. Secara sederhana ekonomi berarti tata aturan rumah tangga. Jadi Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana aktivitas manusia memenuhi kebutuhannya. Apa itu kesejahteraan masyarakat? Kesejahteraan artinya keamanan, keselamatan, ketentraman, kesenangan hidup dan kemakmuran. Kesejahteraan masyarakat adalah kondisi sejahtera yang menjamin kehidupan masyarakatnya.

            Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial dan makhluk ekonomi yang sering menghadapi masalah ekonomi antara lain kebutuhan manusia yang jumlahnya tidak terbatas dihadapkan dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Pada dasarnya setiap aktivitas manusia perlu diatur oleh suatu instrument yang disebut dengan hukum untuk mengatur kehidupan bermasyarakat disetiap aspek kehidupan terutama untuk kegiatan ekonomi.

            Dalam kegiatan ekonomi ini, hukum sangat diperlukan agar tidak terjadi konflik antar sesama warga dalam memperebutkan sumber-sumber ekonomi yang ada. Oleh karena itu, pemerintah mengaturnya dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 2 yang berbunyi “cabang-cabang produksi yang bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara” dan dilanjutkan dengan pasal 33 ayat 3 yang berbunyi “bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Dalam pasal tersebut tertulis bahwa selain mengatur ekonomi juga dituntut untuk membangun dan mensejahterahkan rakyatnya.  Peranan hukum tersebut haruslah terukur sehingga tidak mematikan inisiatif dan daya kreasi manusia yang menjadi daya dorong utama dalam pembangunan ekonomi.

            Untuk membangun dan mensejahterahkan masyarakat diperlukan kepastian hukum dan keselarasan antara hukum dan ekonomi. Hukum mempunyai peranan dalam perkembangan ekonomi dengan menyediakan infrastruktur hukum yang berfungsi untuk mengatur sistem ekonomi, dan sebaliknya sistem ekonomi harus mendukung pembangunan sistem hukum secara positif. Jika keduanya selaras maka bisa menciptakan pembangunan ekonomi dan hukum yang baik.

            Pembangunan ekonomi diperlukan untuk memperbaiki dan meningkatkan keadaan ekonomi yang lebih baik untuk mensejahterahkan masyarakatnya, sedangkan hukum sebagai pengatur dan pengontrol dalam perkembangan ekonomi. Hukum perlu ditegakkan untuk setiap aktivitas ekonomi, serta pemerintah juga harus campur tangan agar tercipta kegiatan ekonomi yang baik.

            Sementara hukum sudah ditetapkan seperti yang telah ditulis dalam pasal 33 ayat 2 dan 3. Namun pada kenyataannya tidak sesuai dengan yang tertulis contohnya saja, wilayah pantai yang saat ini banyak dikuasai oleh pihak swasta maupun pribadi dengan mendirikan perhotelan dan menguasai kawasan – kawasan yang pantai yang indah sehingga kita untuk menikmati kawasan pantai yang indah tersebut kita harus menyewa hotel-hotel tersebut padahal seharusnya hak tersebut dikuasai oleh pemerintah untuk kepentingan orang banyak.

            Selain itu, wilayah – wilayah pertambangan, perindustrian dan sebagainya yang mulai dikuasai oleh para investor baik dalam negeri maupun luar negeri dikarenakan “bisnis” padahal sudah jelas-jelas tercantum “bahwa kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara”. Saat ini hukum di Indonesia lemah, serta pemerintah yang lepas tangan dan tidak sadar akan hal itu bahwa semakin hari kekayaan alam yang seharusnya untuk mensejahterahkan rakyat malah banyak dikuasai oleh para investor.

            Oleh karena itu hukum, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sangat berkaitan erat dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu pemerintah harus menyelaraskan antara hukum yang mengatur perekonomian dengan kesejahteraan masyarakat. Untuk mensejahterahkan rakyat, hukum perlu ditegakkan secara tegas dan adil untuk menyelamatkan kegiatan ekonomi Indonesia. Ketika hukum bisa melindungi industri dalam negeri, maka pertumbuhan ekonomi bisa meningkat dan kesejahteraan masyarakat pun bisa dirasakan secara merata. Jika pertumbuhan ekonomi membaik maka bisa meningkatkan pendapatan rata-rata disuatu negara. Semakin tinggi tingkat pendapatan rata-rata maka semakin meningkat pertumbuhan ekonominya dan kesejahteraan masyarakatnya.

Nama   : Tekla Shintauli Lorentina

Npm    : 27211068

Kelas   : 2EB01

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s