Mati Rasa

ImageBerdiri didepan sebuah jendela

Melihat hujan begitu deras mengalir

Dahulu begitu indah karena hadirnya dirimu

Namun ketika kau berucap dan semuanya berubah

Seperti petir yang menghujam perasaan ini

Berjalan tanpa arah

Hidup seperti tak bernyawa

Tersenyum tapi tak merasakan senyuman

Tertawa tapi tak merasa bahagia

Merasa tapi tak bisa merasakan apa yang terjadi sesungguhnya

Diantara keramaian tapi tetap merasakan kesendirian

Seperti mati rasa jiwa ini

Layaknya langit yang gelap dan selalu menangis

Begitu kelam untuk semuanya

Aku ingin kembali seperti kehidupanku dahulu sebelum mengenal mu

Kau tak pernah tau bagaimana perasaan yang kurasakan begitu menghujam jantung

Kau layaknya sebuah mawar, mawar yang begitu indah namun sekarang aku telah tertusuk durinya dan mengalirkan sebuah duka

Layaknya orang berjalan, kau hanya berjalan hanya melewati setelah itu pergi menjauh.

Entah kenapa perasaan takut itu masih ada

Entah kenapa luka itu masih kurasakan

Entah kenapa cinta ini masih kurasakan

Semua pergi hilang entah seperti apa

Aku ingin bisa merasakan semuanya layaknya seperti orang-orang diluar sana

Yang masih bisa merasakan bahagia

Yang masih bisa merasakan indahnya setiap nada yang dikeluarkan dari sebuah lagu

Hingga hari ini terkadang aku masih belum bisa merasakan yang sesungguhnya terjadi diluar sana, apakah aku harus senang atau harus menangis ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s