Siapkah Koperasi Menghadapi Era Globalisasi ?

Nama              : Tekla Shintauli Lorentina

Npm / kelas    : 27211068 / 2EB01

Tugas 3 Softskill

Siapkah Koperasi Menghadapi Era Globalisasi ?

            Pengertian globalisasi secara umum adalah proses interaksi antar individu, antar kelompok, dan antar bangsa yang saling bergantung dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.

            Globalisasi berasal dari kata global yang berarti universal atau umum. Bukan hanya perkembangan teknologi informasi ataupun dalam dunia kerja saja yang memasuki era globalisasi, tetapi koperasipun sudah dituntut untuk beradaptasi dengan era globalisasi ini.

            Meski disebut sebagai “Soko Guru Perekonomian Bangsa Indonesia”, bukan berarti koperasi lepas dari polemik dan pasang surut. Apalagi sekarang koperasi dihadapkan pada fakta globalisasi yang kehadirannya seperti momok yang menakutkan. Lebih dari itu, globalisasi merupakan “ancaman” yang serius bagi keberlangsungan koperasi.

            Dikatakan “ancaman” karena globalisasi bersifat melintas batas wilayah dan negara, kekuasaan pasar ada di genggaman konsumen (demand driven), teknologi dengan mudah ditiru dan konsumen mulai mengalihkan diri pada harga yang berimbas pada munculnya pesaing-pesaing asing dengan biaya yang lebih murah.

            Globalisasi benar-benar mengubah dunia menjadi desa besar (global village) dengan arus barang, jasa, uang dan tenaga kerja yang hampir tidak ada batas antar negara. Sehingga konsekuensi logis yang muncul, koperasi menghadapi pesaing yang lebih banyak bukan saja perusahaan lokal dan nasional, tetapi perusahaan dari segala penjuru dunia.

            Kita ambil contoh yang ada disekeliling kita, kita juga telah mengetahui begitu banya usaha swasta dan asing yang telah menyaingi koperasi seperti Giant, Hypermart, Alfamart, Indomaret, dan lain-lain. Usaha tersebut bahkan sudah berdiri hampir di seluruh Indonesia bahkan mereka juga telah menguasai pasar Indonesia. Mereka juga menyediakan barang kebutuhan masyarakat yang lebih komplit dibanding koperasi, selain barang mereka juga memberikan pelayanan terbaik untuk para pelanggannya sehingga masyarakat pun lebih memilih berbelanja ditempat seperti itu dibanding koperasi.

            Dengan begitu, tak bisa dipungkiri lagi, koperasi harus mencari format, konsepsi dan praktek manajemen baru yang relevan dengan situasi globalisasi. Sebab jika tidak bisa mengikuti standar baru, koperasi akan menemui kesulitan dalam perkembangannya. Koperasi perlu menganalisis pasar, mengenali peluang, memformulasikan strategi pemasaran, dan mengembangkan taktik serta tindakan spesifik. Namun yang patut menjadi perhatian adalah koperasi mutlak memberi pelayanan yang konsisten dengan visi, misi dan tujuan yang diformulasikan bersama.

            Namun disamping itu, globalisasi tidak harus disambut negatif. Karena pada taraf tertentu, globalisasi justru menghadirkan peluang besar bagi kemajuan koperasi. Misalnya persaingan global dihadapi secara kreatif menjalankan usaha dengan optimalisasi sumber daya salah satunya dengan internet, koperasi bisa promosi dan memperluas pemasaran lintas negara secara murah.

Untuk menghadapi era globalisasi, koperasi di Indonesia harus membenahkan diri baik dari lingkungan internal ataupun eksternal koperasi :

  • Pemahaman pengurus dan anggota akan jati diri koperasi

      Pengertian koperasi, nilai-nilai koperasi dan prinsip-prinsip gerakan koperasi harus dijadikan point penting karena hal itu yang mendasari segala aktifitas koperasi. Kesungguhan kerja pengurus dan karyawan dalam mengelola koperasi sangatlah penting ada baiknya pengurus koperasi dipilih orang yang bertanggung jawab, jujur serta transparan.

  • Pembenahan masalah manajerial dan operasional koperasi yang selama ini masih menggunakan cara – cara tradisional harus diganti dengan cara modern sehingga tidak kalah dengan badan usaha negara lain.
  • Menambah modal untuk koperasi supaya koperasi mampu menghasilkan barang dan jasa dalam jumlah banyak serta dengan kualitas yang baik. Dengan cara peminjaman dana dari bank dalam negeri atau lembaga keuangan lain serta uang simpanan wajib dan simpanan sukarela yang biasa dikumpulkan setiap anggota koperasi tetap dilakukan. Untuk itu koperasi perlu merekrut orang untuk ikut berpartisipasi menjadi anggota dikoperasi. Semakin banyak anggota koperasi maka semakin banyak pula modal yang akan di dapat koperasi untuk operasionalnya.
  • Dalam menjalankan usahanya, pengurus koperasi harus mampu mengidentifikasi kebutuhan bersama anggotanya dan memenuhi kebutuhan tersebut.

      Mempertimbangkan aspirasi anggota-anggotanya merupakan hal yang bagus untuk pertimbangan dalam pengelolaan koperasi karena sangat dimungkinkan kebutuhan bersama setiap koperasi berbeda-beda.

  • Perlu adanya perubahan dan pengembangan cara pandang dalam pengelolaan koperasi.

      Meskipun begitu, dalam pengelolaannya koperasi harus tetap memegang asas kekeluargaannya. Dengan pengembangan cara pandang, diharapkan koperasi memiliki daya saing dan daya tarik bagi anggota maupun masyarakat. Pengembangan koperasi di Indonesia selama ini masih pada tataran konsep yang sangat sulit untuk diaplikasikan. Semakin banyak koperasi yang tumbuh semakin banyak pula yang tidak aktif. Semakin banyak koperasi yang sukses diikuti pula banyak koperasi yang gagal dan bangkrut disebabkan karena ketidaksiapan sumber daya manusianya.

  • Koperasi perlu diarahkan pada prinsip pengelolaan secara modern dan aplikatif terhadap perkembangan zaman dan tantangan yang semakin global.

      Untuk itu perbaikan terhadap masalah pengelolaan manajemen dan organisasi perlu terus ditingkatkan. Selain itu penguasaan pemanfaatan teknologi dan informasi, struktur organisasi, kultur/budaya bisnis, kekuatan modal dan jaringan bisnis dengan pihak luar juga sangat diperlukan untuk peningkatan koperasi.

  • Lingkungan eksternal harus juga kondusif

        Terkait dengan kebijakan pemerintah, aspek hukum, kondisi persaingan pasar, kondisi ekonomi-sosial-kemasyarakatan, kondisi infrastruktur, tingkat pendidikan masyarakat, dan perubahan ekonomi global perlu diperhatikan untuk mengetahui langkah apa yang dilakukan agar koperasi tetap berjalan.

  • Kita semua harus bersepakat bahwa tujuan pendirian koperasi benar-benar untuk menyejahterakan anggotanya.

      Pembangunan kesadaran akan tujuan pendirian koperasi perlu dijabarkan dalam visi, misi dan program kerja yang sesuai, yang merupakan modal penting bagi pengelolaan koperasi. Untuk itu strategi kerja sama antar koperasi maupun kerja sama dengan para pelaku lainnya dengan prinsip saling menguntungkan perlu dikembangkan, sehingga koperasi dan Usaha Kredit Menengah (UKM) mampu menjadi yang terbaik dan sesuai dengan yang kita inginkan.

  • Adanya efektifitas biaya transaksi antara koperasi dengan anggotanya sehingga biaya tersebut lebih kecil jika dibandingkan biaya transaksi yang dibebankan oleh lembaga non-koperasi.
  • Perlu juga dilakukan untuk kerja sama koperasi dengan BUMN – BUMD atau BUMS agar perkembangan usaha dapat tumbuh dengan baik sehingga kemajuan perekonomian Indonesia dapat segera dicapai.
  • Tingkat daya saing juga berpengaruh untuk koperasi agar tetap hidup di pasar global. Pasar yang mencangkup dunia internasional juga harus dengan kualitas internasional walaupun dengan buatan nasional. Koperasi harus mampu menghasilkan barang dan jasa dengan inovasi terbaru setiap waktunya. Sehingga konsumen merasa puas dengan produk yang dihasilkan koperasi.

            Dari pemaparan diatas jika koperasi bisa melakukan perubahan tersebut saya yakin koperasi akan siap menghadapi era globalisasi ini. Oleh karena itu mari kita dukung koperasi yang merupakan “Soko Guru Perekonomian Bangsa Indonesia” agar koperasi juga mampu berdiri sama seperti badan usaha lainnya dan sekaligus bisa menjalankan tujuannya yaitu untuk menyejahterakan masyarakat sehingga perekonomian Indonesia bisa meningkat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s