Andai Aku Menjadi Menteri Koperasi

Nama              : Tekla Shintauli Lorentina

Npm / kelas    : 27211068 / 2EB01

Tugas 2 Softskill

Andai Aku Menjadi Menteri Koperasi

            Kalau ditanya apa yang akan saya lakukan kalau saya menjadi menteri koperasi ? sebelumnya saya akan mengulas sedikit tentang koperasi. Koperasi adalah merupakan usaha bersama dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Dengan asas kekeluargaan menjadikan koperasi sebagai usaha yang paling merakyat.

            Koperasi dilindungi undang-undang no. 25 tahun 1992, perangkat organisasi koperasi terdiri dari 3 poin yaitu

  1. Rapat anggota
  2. Pengurus
  3. Badan Pengawas

Alat perlengkapan koperasi tersebut memiliki tugas dan wewenang yang berbeda, antara lain:

  • Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaaan tertinggi dalam koperasi. Rapat anggota paling sedikit diadakan sekali dalam setahun dan dihadiri minimal setengah ditambah satu dari jumlah anggota. Rapat anggota dapat menetapkan hal-hal sebagai berikut

               –  Anggaran dasar

               –  Kebijakan umum dibidang organisasi

               –  Pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian pengurus dan badan pengawas

               –  Membuat rencana kerja

               –  Pengesahan pertanggung jawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya

               –  Pembagian sisa hasil usaha

  • Pengurus dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat anggota untuk masa jabatan maksimal 5 tahun. Adapun tugas pengurus antara lain adalah

                –  Mengelola koperasi dan usahanya

                –  Mengajukan rencana kerja dan rancangan anggaran pendapatan dan pembelanjaan koperasi

                –  Menyelenggarakan rapat anggota

                –  Mengajukan laporan keuangan dan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas

                –  Menyelenggarkan pembukuan keuangan

        Disamping tugas tersebut pengurus juga memiliki wewenang antara lain :

                – Mewakili koperasi didalam dan diluar pengadilan

                – Memutuskan penerimaan, menolak, dan memberhentikan anggota sesuai dengan ketentuan   anggaran dasar

               –  Melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan koperasi sesuai tanggung jawabnya dan keputusan rapat anggota

 

  • Badan pengawas dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat anggota bertanggung jawab kepada rapat anggota. Tugas badan pengawas antara lain :

               – Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi

               – Pembuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan

            Modal koperasi diperoleh dari anggotanya yang berupa simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela. Koperasi merupakan badan usaha yang mengutamakan kepentingan anggota tetapi tujuannya untuk memperoleh laba juga tidak diabaikan. Laba yang diperoleh koperasi akan digunakan untuk mengembangkan usaha dan sebagian lagi akan dibagikan sebagai sisa hasil usaha (SHU) kepada anggotanya.

            Sesuai dengan peranannya koperasi harus mampu memberikan manfaat kepada anggota dan masyarakat sekitarnya oleh karena itu ukuran keberhasilan suatu organisasi koperasi tidak dilihat dari besarnya keuntungan yang diperoleh namun dititikberatkan pada kemampuan koperasi memuaskan kebutuhan anggota dan masyarakat sekitarnya.

            Saat ini koperasi telah didirikan dimana-mana baik dikota maupun didesa. Masyarakat Indonesia yang saat ini lebih banyak dipedesaan tentu kita harus memikirkan bagaimana cara meningkatkan taraf hidup mereka, oleh karena itu sebagai seorang menteri saya akan berusaha untuk lebih menggalakkan koperasi baik ditingkat pedesaan, kecamatan, kabupaten, bahkan tingkat provinsi. Dengan mendirikan koperasi ini rakyat kecil akan terlepas dari cengkraman lintah darat.

Seperti kita ketahui ada beberapa macam koperasi antara lain :

  1. Koperasi konsumsi
  2. Koperasi produksi
  3. Koperasi kredit dan simpan pinjam

            Menurut saya, untuk masyarakat pedesaan yang paling cocok dibentuk adalah koperasi kredit (simpan pinjam), jika koperasi ini terbentuk masyarakat belajar untuk menabung dan jika suatu saat butuh biaya besar dengan modal saham yang dimilikinya bisa meminjam koperasi tiga kali dari sahamnya. Disamping itu setiap akhir tahun kepada para anggota juga akan dibagikan sisa hasil usaha (deviden).

            Selain koperasi kredit, koperasi produksi juga perlu dibentuk dan dibina supaya pengusaha kecil mempunyai wadah untuk memajukan usahanya terutama dalam hal permodalan dan pemasaran. Jika masalah permodalan dan pemasaran bisa diatasi semuanya pasti akan berjalan dengan lancar. Untuk mencapai tujuan tersebut tentunya harus diikuti dengan perencanaan yang matang dan pengetahuan yang memadai. Untuk itu melalui kepala dinas di tingkat propinsi akan dibentuk tim untuk menangani masalah koperasi, dari propinsi akan dibentuk tim yang menangani tingkat kabupaten begitu seterusnya hingga tingkat pedesaan. Pegawai koperasi perlu diberikan pelatihan agar mereka terampil dalam menjalankan tugasnya. Dengan meningkatkan sumber daya manusianya (SDM) saya percaya koperasi akan berjalan dengan lancar dan koperasi yang merupakan badan usaha yang ingin kita jadikan dasar bagi kegiatan ekonomi Indonesia akan tercapai.

            Selain untuk masyarakat pedesaan saya juga akan berusaha mengarahkan semua instasi pemerintah untuk membentuk koperasi dilingkungan tempat kerjanya masing-masing. Saya juga akan mengarahkan semua kepala sekolah baik tingkat SD, SMP dan SMA untuk membentuk koperasi sekolah untuk memenuhi kebutuhan seluruh siswanya terutama pemenuhan alat tulis sekolah dan sebagai tempat pendidikan dan pelatihan koperasi disekolah sejak dini. Begitu pula dengan di universitas-universitas untuk mendirikan koperasi agar mahasiswa bisa memahami lebih lanjut bagaimana koperasi itu bekerja lebih luas lagi agar perkembangan koperasi bisa lebih meningkat.

            Disamping usaha-usaha yang saya sebutkan diatas tadi untuk yang berskala besar perlu juga dilakukan untuk kerja sama koperasi dengan BUMN – BUMD atau BUMS agar perkembangan usaha dapat tumbuh dengan baik sehingga kemajuan perekonomian Indonesia yang merupakan tujuan semua masyarakat dapat segera dicapai.

            Kenyataannya masa sekarang koperasi tidak berkembang karena banyak usaha swasta menguasai produk-produk yang dibutuhkan oleh masyarakat. Misalnya saja dalam kehidupan kita sehari-hari, masyarakat lebih sering berbelanja ke giant, hypermart dan lain-lain dibanding berbelanja koperasi sehingga koperasi makin lama mulai meredup. Maka untuk mengantisipasi itu perlu diambil kebijakan supaya koperasi tumbuh dan berkembang dengan cara menyatukan BUMN-BUMD-BUMS untuk membuat industri yang menjadi gabungan koperasi. Dengan digabungnya usaha-usaha diatas tersebut mampu mengumpulkan modal untuk membangun industri seperti industri pangan, makanan ringan, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan alat-alat sekolah dan kantor, alat-alat pertanian dan pupuk yang hasil dari perindustrian tersebut bisa menjadi pemasok barang-barang untuk dikoperasi.

            Dengan dibuatnya industri berbasis koperasi dimana penyalurnya adalah koperasi-koperasi yang ada di tiap tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan dan pedesaan dengan harga yang lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat. Karena dari pabrik langsung disalurkan ke koperasi tersebut tanpa distributor. Dengan demikian kebutuhan daerah / konsumen mudah dikontrol dan produksi pun bisa di atur seefisien mungkin.

            Jika hal tersebut bisa dikerjakan secara terus-menerus dan orang-orang yang duduk didalam koperasi bekerja dengan jujur dan disiplin maka koperasi tersebut akan berjalan dengan baik dan menguntungkan anggotanya atau masyarakat luas sehingga koperasi itu akan berlanjut dan berkepanjangan serta menghasilkan untung yang besar, keuntungan koperasi harus dengan jujur dibagikan kepada anggotanya dengan sistematika dan perhitungan sesuai dengan saham yang ditanamkan dan diumumkan setiap tahunnya kepada semua anggota koperasi.

            Namun selain hal diatas yang telah saya sebutkan, saya akan melakukan revisi terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat untuk menjadi lebih baik dan melanjutkan program yang ada yang dirasa cocok untuk kemajuan koperasi saat ini. Seperti itulah kebijakan yang akan saya lakukan jika seandainya saya menjadi menteri. Semoga koperasi Indonesia bisa hidup kembali dan maju untuk mensejahterahkan rakyat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s