Flashback when i was with you, is this my fault ?

            Yap, sudah 91 hari lamanya aku berjalan sendiri tanpa adanya kamu disampingku, hari-hariku penuh bayanganmu yang membuat aku hampir gila istilahnya sih bergalau ria gitu guys. Yah seperti mengalami kekalutan mental yang luar biasa menurut gw karna hampir setiap hari gw menangis, hampir setiap hari gw berfikir “apa sih salah gw sampe sampe cinta pertama gw pergi ninggalin gw??”, hampir ketika ada moment aku slalu membujuk mu dan bertanya “apakah ga ada jalan yang lain lagi?? Apa kita ga bisa satu lagi??” dan dia Cuma jawab “ini yang terbaik”. Hal yang gw lakuin yaitu Cuma bisa dekatkan diri kepada Tuhan supaya aku bisa lebih tegar tegar dan tegar, bisa jadi makhluk yang lebih dewasa lagi dalam berfikir dan bertindak.

            Mungkin ada sebagian orang berfikir “ngapain sih galau galau sekarang mah zamannya move on” hello guys, kalian jangan salah jangan menyepelekan hal tersebut. Kenapa galau itu perlu?? Galau itu ada karna kita emang ngerasa kehilangan, sedih, stress ataupun sejenisnya lah. Tapi jangan salah dari galau itu pasti kita akan berfikir “why why why ?” sehingga dari galau itu pun maka muncul jadi tahap proses untuk menyadari apa yang telah kita perbuat. Ingat nobody’s perfect in the world just God is the perfect.

            Ada kali yah orang setelah putus itu bisa langsung move on tanpa galau tapi ada juga orang yang setelah putus dia galau. Cuma hati hati nih guys, kalian ga boleh menertawakan mantan kalian yang galau sementara kalian udah happy. Why?? Karna dengan galau tersebut lah seseorang bisa mendewasakan dirinya dalam berfikir dan bertindak dan itu PROSES. Proses menuju yang lebih baik lagi. Bisa aja kan kalian yang langsung move on suatu saat nanti bisa tiba-tiba galau gara dia. Nah lohhh… Apasih yang ga mungkin didunia ini??

            Apa yang kamu takutin maka itu yang akan terjadi dan apa yang kamu yakinin atau kamu percaya maka itu yang akan terjadi. Apa yang terjadi di kehidupan semua berasal dari fikiran dan keyakinan anda sendiri.

            Nah itu sih sekilas aja yah cuma pembukaan aja, hehe🙂

            Hmm, flashback when I was with you, is this my fault??

            Berawal dari sebuah pertemuan yang tidak terduga, aku suka saat kamu menatap aku, saat kamu membuat jantungku berdegup dengan kencang. Hanya bermodalkan itu saja saat aku menerima mu jadi pasangan ku bahkan aku tak perduli apapun bentuknya kamu. Aku terima kamu apa adanya karna saat itu aku merasa nyaman dan ceria karna tawamu yang selalu menghiasi hariku. Hingga suatu saat kita mengetahui soal marga tersebut yang membuat kita bingung harus bagaimana karena kita tak mungkin bersatu oleh penghalang tersebut. Hingga akhirnya kita berpisah selama dua minggu dan kemudian kita nyambung kembali. Dulu kita pernah ribut karna “mantan”, kamu tau apa prinsip aku?? Apapun yang terjadi ketika ada seseorang yang saat ini bersama denganku maka aku akan pilih orang yang ada bersama ku saat itu juga bukan orang yang meninggalkan ku pergi dan tiba-tiba muncul, meskipun aku sayang dengan orang tersebut tapi aku akan tetap pilih orang yang ada bersamaku saat itu kecuali kehendak Tuhan yang berbeda.

            Hari demi hari berjalan terus menerus setahun lamanya saat mengukir kenangan indah dikota bertuah pekanbaru. Suka dan duka kita jalani. Hingga akhirnya kita pisah saat kuliah kamu dibandung dan aku dijakarta. Semua kekacauan hubungan kita berawal dari situ. Hingga akhirnya kita pisah 1 juli 2012 sebuah tanggal yang tak akan pernah ku lupakan tentang apa yang memisahkan kita.

            Dulu …

Kamu pernah berjanji “Demi Tuhan yang, aku sayang sama kamu selamanya ga ada wanita lain bahkan kamu bawa silet hingga akhirnya jari kamu tersilet sedikit”. Tapi sekarang kamu pergi meninggalkan aku dimana kamu pernah mengirim sebuah voice note saat perpisahan “bahwa ini keputusan yang terbaik yang akan bertahan untuk selamanya”.

Saat kita ribut, kamu pernah berjanji untuk mencoba terbuka tidak menjadi pribadi yang tertutup. Tapi apa sampai saat itu kamu juga masih tertutup.

Kamu melarang aku berhubungan dengan mantan aku padahal mereka semua temanku bahkan mereka mendukung aku sama kamu. Kamu kadang selalu curiga dengan teman-teman aku yang laki-laki. Bahkan aku selalu jujur sama kamu, ga pernah ada satu halpun yang aku sembunyikan dari kamu. Tapi apa?? kamu ga pernah jujur sama aku soal teman-teman wanitamu. Ini rasanya ga adil untukku.

Saat aku berangkat ke Jakarta lebih dulu, kamu pernah berjanji untukku akan lebih sering menghubungi aku ataupun menelepon aku dan kamu bilang dihari terakhir keberangkatanku “aku menyayangimu, jaga diri kamu”. Tapi apa?? Bahkan aku ngerasa kamu berubah lebih sering lupain aku. Tapi kamu jawab “itu Cuma perasaan kamu”. Hey kamu tau tidak bahwa orang yang menyayangimu bisa dengan segera mengetahui perubahan kamu dengan cepat. Ingat tu yah guys…

Aku tau saat kamu mengalami kesulitan saat memilih kuliah aku malah membuatmu kacau, tapi aku juga sedang kacau, aku bingung harus masuk mana. Bukan kamu aja yang mengalami hal itu tapi aku juga. Saat itu aku emang cari gara gara biar kita putus karna aku ga mau jadi beban kamu buat memilih univ mana. Bahkan disitu aku juga takut, takut kalau kalau aku ga bisa melihat wajah mu lagi. Aku punya alasan kenapa lakukan itu, tolong mengertilah maksudku.

Ketika dipekanbaru saat kamu bersama sama teman soekocho mu, kamu slalu hubungin aku bahkan didepan mereka, kamu pun juga mengenalkan aku dengan teman-temanmu itu, disitu aku senang karna kamu memperkenalkan aku dengan teman-temanmu sehingga aku tidak berfikiran negative kalau kamu mau berpergian kemana aja karna aku percaya sama mereka. Sifat terburukku adalah “negative think” entah kenapa itu sulit diubah. Tapi hal itu tidak kudapatkan lagi ketika kamu dibandung, entahlah atau mungkin kamu malu punya pacar kaya aku yang kalah dengan wanita-wanita bandung. Sehingga negative think aku pun kambuh, huhuhu.

Dulu kamu pernah bilang “setiap hari sabtu kita bakal skype an” tapi apa?? Skype an aja bisa diitung berapa kali bahkan kamu lebih sering pergi dengan teman-teman kamu dan melupakan aku. Apa salah aku marah sama kamu?? Aku tau kamu juga butuh refreshing dengan teman-teman kamu tapi apakah ga ada 1 hari aja diantara 4 hari sabtu dalam sebulan untuk skype an??

Waktu itu saat aku lihat contact bbm kamu penuh dengan wanita kamu cuma jawab “mereka yang invite kog”, eh sekarang ada 1 wanita yang bilang kalau kamu yang invite dia jangan-jangan selama ini aku dibohongin kamu dong. Entah mana yang benar -__-“

Aku tau, aku emang salah karna sering bilang putus ma kamu tapi seharusnya kamu sadar dong aku lakuin itu juga karna ada alasannya bukan untuk permainin kamu.

Yah masih banyak lainnya… tapi ya sudahlah hal apalagi yang membuat aku harus bertahan? Cinta? Tapi kamu udah pergi ninggalin aku. Yah aku Cuma bisa belajar ikhlas, semua akan indah pada waktunya, aku akan tetap menyayangimu hanya saja beda levelnya. Rasa cemburu itu emang masih ada tapi semuanya harus aku tahan karna aku bukanlah siapa-siapamu lagi. Galau itu masih ada tapi setelah aku pikir-pikir ga ada gunanya toh seperti yang kamu bilang “belum tentu dy mikirin kamu”. Saat ini aku juga masih menangis hanya saja porsi menangis itu bisa berkurang. kamu yang dulu berbeda dengan kamu yang sekarang.

This is my fault, tapi tidak semuanya salahku karena stiap tindakan yang aku lakukan memiliki sebuah alasan tertentu. Kamu hanya memandang aku sebelah mata, hanya memandang aku dari sisi buruknya padahal sebenarnya aku lakukan itu karna sifat mu juga. Saya tidak pernah tau apa yang akan terjadi didepan nanti, jalanin aja.🙂

Semua itu butuh proses dan dari proses tersebut saya belajar menjadi seorang yang lebih dewasa lagi untuk ke depannya. Jangan pernah kamu sekali kali mengekang pasanganmu untuk mengenal pria atau wanita lainnya karna kalau dikekang maka dia akan bermain dibelakang kita dan itu rasanya akan lebih sakit. Jadi biarkan dia mengenal yang lain, tahan untuk cemburu dan egois percayalah jika dia untukmu maka dia akan kembali padamu tapi jika tidak berarti ada yang lebih baik dari dia nantinya. Setiap orang bisa berubah ubah sifatnya. Dulu adalah dulu dan sekarang adalah sekarang. Cintai seseorang tersebut dengan segala kekurangannya karna cinta ada untuk saling melengkapi. Dekatkan diri pada Tuhan dan belajar bersyukur dari setiap kejadian yang pernah terjadi. Gbu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s