Media sosial

PENGGUNAAN media online dan jejaring sosial ternyata banyak membuat perselingkuhan tumbuh subur. Kemudahan teknologi pada akhirnya justru banyak memberi pengaruh negatif bagi kehidupan asmara.

Jaringan sosial online dan media sosial pada umumnya menjadi alasan populer mengapa banyak orang menggunakan internet setiap hari. Hal ini tentu memiliki pengaruh cukup pada kehidupan sehari-hari seseorang. 
 
Selain berpengaruh pada kebutuhan profesional, kenyamanan tersebut tak jarang dapat memengaruhi tidak hanya individu tetapi juga hubungan percintaan mereka. Dan yang mengejutkan, sekarang ini banyak wanita yang berpikir bahwa media sosial dapat memudahkan perselingkungan dalam suatu hubungan, seperti yang dilansir Dating Tips, Kamis (9/2/2012).

Pada akhinya, semakin banyak wanita berpikir bahwa media sosial membuatnya lebih mudah berselingkuh. Di hari ini dan usia di mana “sexting” dan mengirim foto pribadi melalui Twitter tampaknya menjadi agenda populer, maka tak mengherankan jika delapan dari 10 wanita akan berpikir demikian. 
 
Ini adalah kenyamanan, kemudahan, kecepatan dan jangkauan bagaimana media sosial menjadi pesan yang dikutuk untuk beberapa pasangan dalam sebuah hubungan. Namun di sisi lain, wanita juga berpikir bahwa media sosial  membuat  pasangan lebih mudah menangkap basah perselingkuhan pasangan mereka.

Sejalan mengenai masalah perselingkuhan, tampaknya wanita lajang semakin banyak menemukan cyberflirting sebagai hubungan perselingkuhan bagi wanita yang sudah menikah. Sebuah jajak pendapat menunjukkan bahwa wanita yang sudah menikah tampaknya lebih pemaaf dari aktivitas online ketimbang wanita lajang. 
 
Sekitar 52 persen wanita menikah menemukan sexting pada pasangan dengan wanita lain dan dimaafkan sementara pada wanita lajang hanya mencapai 30 persen. Dalam kasus cyberflirting, melakukannya dengan mantan tampaknya dimaafkan sampai 64 persen oleh wanita yang sudah menikah sedangkan hanya 49 persen untuk wanita lajang.

Sesungguhnya, media sosial mungkin memberikan angin segar bagi mereka yang sedang mengalami gangguan pada hubungan mereka. Fakta bahwa interaksi sosial online tampaknya selalu terbuka 24 jam dalam sepekan tentu menjadi ancaman bagi beberapa hubungan asmara yang dapat mengakibatkan perselingkuhan. Tapi dalam usia ini konektivitas online, tampaknya menjadi kepercayaan, kesetiaan kepada pasangan serta kejujuran menjadi lebih berharga antara orang-orang dalam suatu hubungan.

Dampak media sosial dalam kehidupan asmara

Image

Tua, muda, dan berbagai kalangan mengenal dan bahkan lekat dengan media sosial. Tiada hari tanpa aktivitas memperbaharui status atau sekedar menyapa teman yang kadang dikenal atau tidak. Maka tak jarang aktivitas bahkan sempat dikorbankan sejenak untuk berinteraksi sosial via dunia maya ini.

Beragam alasan pun menjadi dasar keaktifan seseorang begitu terjerat hingga tak mampu hidup tanpa media sosial. Selain bisnis, urusan sosial, cinta yang menjadi sebagian besar motif yang mendominasi.

Tengoklah pasangan muda-mudi atau suami istri, mereka juga menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi. Kadangkala status yang mendominasi adalah suka duka dengan pasangan masing-masing.

Berikut ini kira-kira perhitungan dampak atau pengaruh negatif media sosial terhadap hubungan asmara Anda dengan pasangan. Dengan demikian setidaknya Anda lebih bijaksana dan berhati-hati dalam menggunakannya.

Sensivitas status

Pernahkah Anda bertengkar hanya karena status yang Anda bagikan ternyata menjadi masalah bagi pasangan Anda. Misalnya keterbukaan berlebihan Anda terhadap hubungan atau keluhan Anda terhadap pasangan yang justru tersebar ke umum menjadi masalah bagi Anda berdua.

Bisa jadi pasangan akan termakan status Anda. Bahkan ada juga tipikal seseorang yang mencoba mencari perhatian dengan membuat cemburu pasangan dengan status yang justru menjadi pemicu pertengkaran. Masalah sepele bahkan sering terjadi hanya karena kesalahpahaman pengertian akan status masing-masing pasangan.

Kecemburuan yang berlebihan
Terkadang hubungan kita dengan orang lain dalam media sosial membuat pasangan kita cemburu. Walaupun hanya sekedar bercanda dengan lawan jenis, namun pasangan Anda merasakan hal yang lebih dari itu. Bisa jadi jumlah teman lawan jenis yang banyak atau bayaknya lawan jenis yang lebih aktif daripada teman sejenis Anda akan memicu kecurigaan pasangan Anda sendiri.

Hadirnya orang ketiga

Masalah ini kerap menjadi masalah utama dari media sosial. Bermula dari kesamaan hal, kedekatan atau intensitas hubungan, kemudian perasaan yang tak terhindarkan menjadi kukuhnya sebuah hubungan baru hingga memutuskan hubungan sebelumnya.

Jadi tak heran bagi mereka yang merasa mudah cemburu karena kedekatan kekasih dengan orang lain di dunia maya menjadi layak untuk dilakukan. Jika seharusnya media sosial menjadi pelancar dan sarana komunikasi tambahan justru menjadi pemicu masalah hadirnya orang baru.

Pertengkaran antar pasangan
Bisa jadi karena kesalahpaham,kecemburuan, maka permasalahan menggelinding bak bola salju. Masing-masing pasangan bersikukuh membela kekasih masing-masing, jadi tak heran terkadang adu mulut via dunia maya baik itu secara tersembunyi ataupun terang-terangan bisa saja terjadi.

Melihat beberapa masalah di atas yang nampak sepele namun cukup berbahaya jika Anda meremehkannya begitu saja. Bijaksanalah dalam menggunakan media sosial. Tidak bebas mengumbar privasi, menjaga dan menghormati perasaan kekasih maupun orang lain dan tidak menyita waktu hingga melalaikan aktivitas yang lain. Semoga berhasil.

Sumber :

http://lifestyle.okezone.com/read/2012/02/09/197/572946/media-sosial-suburkan-perselingkuhan

http://www.landscappist.com/2012/07/dampak-negatif-media-sosial-terhadap.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s