Feelings down

Udah sebulan lamanya setelah kita berpisah, dan masih saja aku tak bisa melupakanmu. Aku ga pernah bisa tidur normal seperti biasa, aku ga bisa juga makan teratur bahkan aku kadang-kadang jadi suka pelupa, lupa waktu, lupa naruh barang-barang dimana. Walaupun aku udah tidur lama tapi tetap saja mata ini serasa berat dan lelah untuk berkedip. Ingin rasanya aku berbaring diatas tempat tidur yang indah dengan tangan berbalut infus karena aku begitu lelah, engkau selalu mengitari kehidupanku. Aku ga tau harus berbuat apa lagi. Kata orang berjuanglah terus sampai kamu dapatkan karena perjuangan tidak ada yang sia-sia kalau Tuhan berkehendak. Tapi sungguh aku menyerah, aku kehabisan cara kehabisan akal untuk mengembalikan semuanya. Menurutku, aku sudah berusaha tapi apa daya dimatamu semua sia-sia😥.

Apa ini semua salahku?? Ya Tuhan aku lelah, apakah aku memang harus kehilangan dia. Kalau iya kenapa dia selalu mengitari fikiranku disaat aku mulai belajar melupakannya. Taukah kamu akan hal yang sama yang aku rasakan saat ini??

Aku ajak kamu ketemuan supaya semua masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin dengan fikiran dewasa tapi sayang kamu ga bisa karna kamu harus ujian. Kalaupun memang ga bisa dipertahankan lagi, ya udah mau ga mau aku harus ikhlasin, setidaknya masalah itu bisa diselesaikan dahulu. Kita bicarain semuanya, kita keluarin semua. Setidaknya bisa legain sedikit beban fikiranku. Apapun hasil akhirnya dari situ aku bisa buat kesimpulan “apakah kamu beda dari yang lain atau sama saja dengan pria lainnya yang pernah masuk dalam ruang hatiku?”

Aku ga pernah mengerti dan mengetahui apa yang ada difikiranmu, apakah kamu sudah mempunyai kekasih yang lain sehingga kau bersikap acuh tak acuh padaku?? Atau apakah kau malu karna diejek-ejek oleh temanmu karna aku ini hanya mantanmu?? Atau adakah alasan lain yang tak ku ketahui… tolong beri tau aku apa yang kau inginkan sebenarnya??

Saat aku bertanya “emang kamu rela kalau aku diambil orang lain??” kamu hanya jawab😦. Apa arti dari jawaban itu?? Apakah hanya sebuah permainan??

Sedang apa kamu disana?? Apakah semudah itu kau lupakan semuanya?? Apa secepat itu?? Tolong beri tau aku caranya, agar bisa ku lakukan hal yang sama sepertimu…

Semua terasa lelah, badanku dan fikiranku semuanya sudah lelah untukmu, lelah karna aku tak tau apa mau mu, lelah karna aku bingung harus melakukan apa lagi, lelah saat aku menunggu kabar darimu yang tak kunjung ada, lelah saat kau ombang ambingkan semuanya…

Jikalau aku ini berharga untukmu, datanglah kembali, tepatilah semua janjimu…
saat ini memang kamu yang ku sayang tapi aku tak dapat berjanji untuk selamanya karna aku ga tau apa rencana Tuhan ke depannya.

Aku sudah putus asa disini karna aku berfikir kau tak ingin mempertahankannya, kamu menjauh dariku, kamu menghilang, kamu acuh, kamu tak peduli lagi denganku, taukah kamu ada keraguan dan ketakutan ketika aku ingin menghubungimu, aku ragu dan takut jikalau pesan itu hanya dibalas dengan sebuah jawaban sederhana “ia”. Hingga akhirnya ku putuskan untuk tidak menghubungimu lagi. Karna rasanya sakit, jawaban dari pesan yang kita harapkan tidak sesuai dengan yang ada.

Bagaimana bisa aku kembali percaya dengan kata-katamu setelah semua janji yang kau ucapkan hanyalah sebatas angin lalu, bagaimana bisa aku percaya bahwa kau menyayangiku sedangkan di sela hari-harinya kau tak mengingatku kau tak menghubungiku, kau acuhkan ku…

Ya Tuhan aku lelah dan pusing dengan semua ini, apa yang harus aku perbuat..??

I can not sleep every night because thinking of you..

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s