maafkan aku yang takut mencintaimu Regueldo

Image

“Memelukmu itu artinya aku membutuhkanmu. Menciummu itu artinya aku mencintaimu. Menelponmu itu artinya aku merindukanmu”.

Aku ingin mendekapmu disaat sedihmu. Aku ingin merasakan kebahagiaanmu dan aku ingin melihat senyummu Regueldo. Aku ingin kembali memperhatikanmu, menghapus lukamu dan tertawa bersamamu, namun keadaan yang memaksaku untuk tidak melakukan itu lagi. Kehadiranku tak berdampak di hidupmu, jadi tak ada akupun takkan ada perbedaan dihidupmu. Aku tau cintaku ini hanya cinta terlarang , aku harus berusaha menyingkirkan bayang-bayangmu. Aku bukannya lemah, aku hanya lelah bertahan, bertahan untuk menahan sakit karena mu, tapi bodohnya aku masih mencintai kamu..

Regueldo…

Rasakan kerinduanku ini, rasakan getaran cintaku. Tak peduli seburuk apapun dirimu, tak peduli orang lain memandangmu, tak peduli usahamu untuk memaksaku menjauh, aku tidak akan pernah menghapus cintaku ini, bahkan ketika diantara kita menghilang. Aku akan tetap mencintaimu dan menunggumu sampai aku benar-benar yakin bahwa kamu tak mungkin bisa ku miliki lagi.

Regueldo…

Walaupun aku tlah pergi dari hidupmu, aku ingin kau tau bahwa aku tersiksa menahan rasa rinduku padamu. Aku menjauh bukan karena aku tak mencintaimu lagi tapi aku sakit ketika merindukanmu yang bukan milikki, aku sakit saat kau sakit, aku terluka saat kau terluka, kesepian tapi aku tak dapat hadir untuk menghiburmu, aku sedih ketika kau membutuhkan sesuatu tapi aku tak dapat hadir untuk menghiburmu, aku sedih ketika kau membutuhkan sesuatu tapi aku tak dapat memberikannya. Bukan aku tak mampu untuk itu semua, tapi aku merasa tak layak dan tak kau harapkan. Jadi aku putuskan untuk menjauh meskipun aku masih teramat mencintaimu.

Regueldo…

Ingatlah masa-masa indah kita saat kita bersama ketika kau membenciku dan ketika kau merindukanku (jika mungkin), tapi aku tak mampu lagi untuk mengingatnya karna terlalu sakit jika aku mengingatnya. Mungkin itu indah tapi aku akan merindukanmu dengan itu. Air mataku selalu terjatuh tiap kali kenangan itu hadir dan aku hanya ingin kamu yang menghapus air mataku seperti saat terakhir kali ketika kita bertemu untuk mengulang kenangan itu lagi.

Banyak harapan yang belum sempat aku wujudkan,

Tapi aku takkan pernah memintamu untuk menjadikannya sebagai kenyataan..

Cukuplah aku dengan mimpi-mimpiku, dan kau dengan mimpi-mimpimu sendiri..

Kejar keinginanmu seperti sang cheetah yang sedang memburu mangsa..

Raih semua keinginanmu seperti burung phoenik yang mampu terbang menembus tebalnya awan..

Lukislah duniamu seperti yang ada di benakmu..

Mainkanlah nada-nada yang menurutmu akan terdengar merdu..

Aku akan selalu berada di belakangmu, sebagai seseorang yang akan senantiasa ada jika suatu waktu kau membutuhkan uluran tanganku..

Aku akan menjadi orang pertama yang bersedih jika kau meneteskan air mata,

Tapi aku rela menjadi orang terakhir jika saja kau bahagia.. 

Doaku untukmu selalu ada dalam setiap detik yang Tuhan karuniakan kepadaku..

Sumber :

http://lylyopsida.wordpress.com/category/my-space/

http://dilovararnoldi.blogspot.com/2012/02/maafkan-aku-yang-takut-mencintaimu.html

One thought on “maafkan aku yang takut mencintaimu Regueldo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s