Feelings down

Udah sebulan lamanya setelah kita berpisah, dan masih saja aku tak bisa melupakanmu. Aku ga pernah bisa tidur normal seperti biasa, aku ga bisa juga makan teratur bahkan aku kadang-kadang jadi suka pelupa, lupa waktu, lupa naruh barang-barang dimana. Walaupun aku udah tidur lama tapi tetap saja mata ini serasa berat dan lelah untuk berkedip. Ingin rasanya aku berbaring diatas tempat tidur yang indah dengan tangan berbalut infus karena aku begitu lelah, engkau selalu mengitari kehidupanku. Aku ga tau harus berbuat apa lagi. Kata orang berjuanglah terus sampai kamu dapatkan karena perjuangan tidak ada yang sia-sia kalau Tuhan berkehendak. Tapi sungguh aku menyerah, aku kehabisan cara kehabisan akal untuk mengembalikan semuanya. Menurutku, aku sudah berusaha tapi apa daya dimatamu semua sia-sia :’(.

Apa ini semua salahku?? Ya Tuhan aku lelah, apakah aku memang harus kehilangan dia. Kalau iya kenapa dia selalu mengitari fikiranku disaat aku mulai belajar melupakannya. Taukah kamu akan hal yang sama yang aku rasakan saat ini??

Aku ajak kamu ketemuan supaya semua masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin dengan fikiran dewasa tapi sayang kamu ga bisa karna kamu harus ujian. Kalaupun memang ga bisa dipertahankan lagi, ya udah mau ga mau aku harus ikhlasin, setidaknya masalah itu bisa diselesaikan dahulu. Kita bicarain semuanya, kita keluarin semua. Setidaknya bisa legain sedikit beban fikiranku. Apapun hasil akhirnya dari situ aku bisa buat kesimpulan “apakah kamu beda dari yang lain atau sama saja dengan pria lainnya yang pernah masuk dalam ruang hatiku?”

Aku ga pernah mengerti dan mengetahui apa yang ada difikiranmu, apakah kamu sudah mempunyai kekasih yang lain sehingga kau bersikap acuh tak acuh padaku?? Atau apakah kau malu karna diejek-ejek oleh temanmu karna aku ini hanya mantanmu?? Atau adakah alasan lain yang tak ku ketahui… tolong beri tau aku apa yang kau inginkan sebenarnya??

Saat aku bertanya “emang kamu rela kalau aku diambil orang lain??” kamu hanya jawab :(. Apa arti dari jawaban itu?? Apakah hanya sebuah permainan??

Sedang apa kamu disana?? Apakah semudah itu kau lupakan semuanya?? Apa secepat itu?? Tolong beri tau aku caranya, agar bisa ku lakukan hal yang sama sepertimu…

Semua terasa lelah, badanku dan fikiranku semuanya sudah lelah untukmu, lelah karna aku tak tau apa mau mu, lelah karna aku bingung harus melakukan apa lagi, lelah saat aku menunggu kabar darimu yang tak kunjung ada, lelah saat kau ombang ambingkan semuanya…

Jikalau aku ini berharga untukmu, datanglah kembali, tepatilah semua janjimu…
saat ini memang kamu yang ku sayang tapi aku tak dapat berjanji untuk selamanya karna aku ga tau apa rencana Tuhan ke depannya.

Aku sudah putus asa disini karna aku berfikir kau tak ingin mempertahankannya, kamu menjauh dariku, kamu menghilang, kamu acuh, kamu tak peduli lagi denganku, taukah kamu ada keraguan dan ketakutan ketika aku ingin menghubungimu, aku ragu dan takut jikalau pesan itu hanya dibalas dengan sebuah jawaban sederhana “ia”. Hingga akhirnya ku putuskan untuk tidak menghubungimu lagi. Karna rasanya sakit, jawaban dari pesan yang kita harapkan tidak sesuai dengan yang ada.

Bagaimana bisa aku kembali percaya dengan kata-katamu setelah semua janji yang kau ucapkan hanyalah sebatas angin lalu, bagaimana bisa aku percaya bahwa kau menyayangiku sedangkan di sela hari-harinya kau tak mengingatku kau tak menghubungiku, kau acuhkan ku…

Ya Tuhan aku lelah dan pusing dengan semua ini, apa yang harus aku perbuat..??

I can not sleep every night because thinking of you..

Image

tulisannya dahulu…

Cinta Terlarang

Mengapa ini semua bisa
terjadi kepada kuuu…?
Dii saat ku yakin bahwa dia untukku..?

Driku tak bisa berhenti
memikirkannya…
Seluruh badanku terasa lemas…
Aku tak bisa berbuat
apa-apa untuk melawan hukum alam…

Sulit bagiku untuk melupakan dan merelakannya…
Aku bersyukur bisa mengenal dan menyayangi
Nya walau hanya sebentar saja…

Akhirnya ku sadari..
bahwa kami di pertemukan
bukan untuk bersama…
melainkan untuk saling menyayangi sebagai saudara…

 

Selamat Tinggal Masa Lalu

Jangan pernah sesali
Jangan pernah tangisi
Semuanya yang pernah terjadi

Bila langkah terhenti
Itu bukan berarti
Hidupmu sampai disini

Menangislah ohh tersenyumlah

Mawar pasti berduri
Dan juga hidup ini
Penuh kejutan yang tak pasti

Anggap ini sebagai
Sebuah pelajaran hati
Yang bisa kuatkan diri

Menangislah owhhhh tersenyumlah
Jangan kau berhenti
Melangkahlah ohhh berlarilah

Selamat tinggal masa lalu
Selamat datang lembar baru
Selamat tinggal cinta lalu
Selamat datang cinta baru
Selamat tinggal selamat tinggal

Melangkahlah ohhh berlarilah

Selamat tinggal masa lalu
Selamat datang lembar baru
Selamat tinggal cinta lalu
Selamat datang cinta baru
Selamat tinggal masa lalu
Selamat datang lembar baru
Selamat tinggal selamat tinggal

Jangan pernah sesali
Jangan pernah tangisi
Semuanya yang pernah terjadi

… 

Di kala mentari menyongsong pagi

Ku buka jendela kamarku

Betapa sejuknya

Di saat ku hirup udara pagi

Sejenak ku terdiam dan merenung

Menyadari bahwa sekarang dirimu

Telah meninggalkan aku

Ku jalani hari ku

Namun bayanganmu selalu hadir

Seolah – olah menghantui diriku

Seandainya aku bisa menggenggam jemari tanganmu

Tak kan ku lepaskan genggaman itu

Karna aku akan…

Membiarkanmu untuk mengisi hariku

Saat ku sadari ku semakin jauh dan sendiri

Aku hanya bisa berkata

Begitu kejamnya sebuah kata cinta

Karna di dalam dekapannya

Mengucur air mata

 

by : Tekla S. Lorentina

◕‿◕

for someone…

Tersenyumlah saat kau mengingat ku, karna saat itu aku sangat merindukan mu.

Dan menangislah saat kau merindukan ku, karna saat itu aku tak berada disampingmu.

Tetapi pejamkanlah mata indah mu itu,  karna saat itu aku akan terasa ada didekatmu.

Karna aku tlah berada dihatimu untuk selamanya.  

tak ada yang tersisa lagi untuk ku selain kenangan-kenangan indah bersamamu.

Mata indah yang denganya aku biasa melihat keindahan cinta.

mata indah yang dahulu milikku kini semuanya terasa jauh meninggalkan ku.

kehidupan terasa kosong tanpa keindahan mu, hati, cinta dan rinduku adalah milikmu saat ini.

cinta mu tak kan pernah membebaskan ku, bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain saat sayap-sayap ku tlah patah karna mu.

cinta mu akan tetap tinggal bersama ku hingga akhir hayatku dan setelah kematian hingga tangan Tuhan yang akan menyatukn kita lagi.

betapa pun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yang tengah menghidupkan sinar buku namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaan ku yang sesungguhnya.

aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu karna mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku.

kau tidak akan pernah terganti bagai pecahan logam mengekalkan kesunyian, kesendirian, dan kesedihan ku.

kemana dia yang dulu…

Kemana dy yang dulu,
dy yang slalu membuat aku tersenyum,
dy yang mewarnai hidupku,
tapi kini tak ada senyuman,
tak ada canda,
tak ada tawa,
tak ada lagi warna,
yang ada hanya goresan,
goresan itu tlah membuat hancur semuanya,
masih mungkinkah semuanya abadi seperti dahulu,
atau hanya sampai disini kah?,
ntah aku tak tau apa yang ada difikirannya saat ini.
Emosi, cemburu, egois, rasa tak peduli itu yang ada saat ini bukan kasih atau pun cinta yang ada.
Dimana dimana janji itu,
entah dimana aku tidak tau,
masih hidup atau sudah mati janji itu.
Semuanya ku rasakan palsu.
apa segitunya kah engkau membenci ku.
Pergilah kasih jika memang semuanya tak bisa dirajut kembali,
lupakanlah semua kenangan itu,
hiraukan sajalah aku.
Aku yang salah, aku yang jahat, aku yang udah membuat mu kecewa itu semua karnaku.

Jeritan kecilku yang tak pernah kau dengar

Awal pertemuan, aku mengenal mu dari sebuah instant yang tak terduga, mulai dari berkenalan hingga jadian, aku mengenal mu sebagai seorang pria impian jawaban dari doa ku. Tapi kini apa bisa aku menyebut mu sebagai itu, setelah smuanya engkau buat Mr. true.

Namany pacaran, pasti ada ributnya, bukan damai trus aja, memang dipacaran itu ada kalanya ribut ada kalanya bahagia, ada kalany mensuport, ada kalanya tempat tangisan, tawa dan canda, semuanya punya waktu.

Dimana letak cinta yang selalu kau ucapkan, kau bilang cnta, kau bilang sayang, tapi apa yang kau buat smuanya hancur bukan karna ku saja tapi karna mu juga yang selalu membalas dendamkan. Kurang apa lagi aku, yang slalu mengalah, yang slalu sabar, yang slalu menjelaskan smuanya, yang slalu membujuk mu hingga ku tak tau lagi seberapa liter banyaknya air mata ini aku keluarkan hanya untuk mu.

  1. Sebelum aku terima kamu, kita udah punya komitmen kan, udah aku jelaskan semuanya sebelum aku jawab “ya”. Dan kamu bilang, “gpp, aku terima kamu apa adanya”
  2. Awal ribut, karna mantan aku, udah gitu banyak temen cewe kamu juga yang suka sms” hal ga penting sama kamu yang ada niatnya suka lagi sama kamu, pas ribut itu cewe nyolong kesempatan pdkt, “anjritt  pikir gue, 1 sekolah, 1 kelas, tiap hari ketemu trus lagi, dibanding sama aku yang jarang ketemu, siapa yang ga geger coba kalau disituasi kaya gitu, orang munafik yang bilang gpp”
  3. Ketika ribut, aku slalu bujuk, usaha jelaskan ke kamu, tapi apa ketika kamu yang salah, kamu malah memutarbalikkan fakta, aku juga lagi yang salah, aku juga lagi yang bujuk kamu “pikir ku, yang salah siapa, yang bujuk siapa, fiuuuhhh”
  4. Kalau ribut, tiap aku tanya, jawabannya gpp trus “kadang aku jadi bingung sendiri, mesti gimana. Sayangnya yang dy bilang gpp tapi di ungkit juga ke masa depan.
  5.  Akhir ribut, kamu slalu bilang “ya udah, ga usah dibahas lagi” tapi nyatanya sampe mampus pun diungkit-ungkit lagi “semakin ga ngerti aku”.
  6. Waktu itu kamu pernah janji, kamu ga akan pernah menyerah ngejelasin sesuatu sama aku sama hal nya kaya aku, tapi sayangnya itu tidak pernah ada, yang ada hanya aku, aku, dan aku yang berusaha menjelaskan.
  7. Coba kamu fikir, waktu bulan puasa kemarin yang ingatin kamu puasa, yang ngejelasin tentang puasa sama nyuruh gereja siapa ? aku kan. Tapi apa, ketika kamu minta aku ubah sifat jelek aku, apa kamu ada bantu aku buat berubah, apa ada ?/. ga ada kan. Kamu Cuma bisa bilang “aku banyak bacot”. Dimana letak support kamu buat aku berubah??. Kamu Cuma bisa bilang “itu kan dari diri kmu aja sendiri”, apa bedanya dengan hal yang aku lakukan itu, kalau gitu mestinya kamu sadar juga dong kalau itu bulan puasa. Nah lhoo.
  8. Kamu bilang aku banyak fans, memangnya kamu kira aku langsung suka gitu sama mereka, aku bukan CEWE GAMPANGAN YANG GONTA GANTI PACAR ATAUPUN MELAKUKAN SELINGKUH, kamu bisa tanyakan itu sama mantan-mantan aku kebenarannya. Sekali pun aku punya banyak temen pria, itu semua aku anggap TEMAN, sekalipun mantan itu juga TEMEN aku, ga lebih dari itu.
  9. Mana janji kamu yang dulu, sampai mau nyilet-nyilet urat nadi didepan mata aku trus bilang “Cuma kamu yang aku sayang selamanya”
  10. Apa makna dari kata sayangmu itu tapi kau tinggalkan aku juga
  11. Begitu banyak janjimu yang tak pernah kau tepati, dan bodohnya aku percaya dengan semua janji manismu, dan bodohnya lagi aku menyayangimu.

 

ku hikmati kesalahan ini

ku biarkan hatiku merasa

sayang dan cinta yang tak pernah berakhir

untukmu bukan milikku

aku tau kaupun merasakan

hal yang sama ketika ku di sini

menahan segumpal harapan

dan tetap mencoba mencintai dirimu

sudahlah tak apa bagiku

semuanya bahagia untukmu

walau ku tak sanggup menepis bayanganmu

sayang aku akan selalu ada untukmu

Semua terasa salah

Semua terasa hina

Ketika rasa itu tak bisa lepas

Dari diri yang telah terhempas

Cinta dari suatu yang jauh dari artinya

Memberi walau tak harus diberi

Menerima meski tak diterima

Lihatlah aku disini

Haruskah ini terjadi

Lakukanlah sampai engkau puas

Cari saja apa yang hatimu mau

Sampai kapanpun aku selalu mencoba untuk

Mengerti

Teruskanlah hingga engkau jera

Dustai dan khianati lukai hatiku

Meski lautan airmataku mengering

Ku coba tetap mengerti