Perkembangan Bisnis Online

       Dengan berkembang pesatnya ilmu teknologi informasi atau yang sering kita kenal dengan IT membuat kita juga harus mengikuti perkembangan dunia yang tanpa kita sadari baik secara langsung maupun tidak langsung sudah kita rasakan perkembangan IT tersebut sehingga menuntut kita untuk merubah cara berfikir kita dalam beraktivitas, cara belajar, cara bekerja, cara kita bermain dan cara kita bersosialisai dengan masyarakat.

       Perkembangan IT ini bisa kita rasakan manfaatnya dibidang ekonomi melalu media internet. Media internet inilah yang dijadikan peluang bisnis oleh para pengusaha karena menghemat waktu dan biaya. Internet pada masa sekarang ini sudah merupakan kebutuhan pokok, kita dapat memperoleh berbagai macam informasi, berbelanja online, bahkan sistem transaksi di bank-bank pun bisa dilakukan dengan media online seperti online banking,dll. Sebagai contohnya media online yang banyak digunakan oleh para pengusaha atas, menengah dan bawah agar produk mereka dapat dikenal baik didalam negeri maupun luar negeri. Promosi produk online pun dapat dilakukan melalui situs jejaring sosial seperti jejaring sosial facebook dan twitter. Adapun bisnis yang dilakukan diantaranya online shop handphone, baju, accessories dan lain-lain.

Perkembangan Bisnis online

Perkembangan bisnis online atau biasa disebut oleh masyarakat sekarang dengan E-commerce ini diawali dengan lahirnya internet pada tahun 1969.Electronic commerce (E-commerce) yaitu proses jual beli barang atau jasa pada dunia online atau pertukaran informasi melalui jaringan informasi internet (Turban, Lee, King, Chung, 2000).E-Commerce merupakan peluang bagi para pengusaha khususnya pengusaha kecil dan menengah untuk menembus pasar global yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Ciri ciri utama dari E-Commerce:
1. Terjadinya transaksi antara dua belah pihak
2. Adanya pertukaran barang, jasa, atau informasi
3. Internet merupakan medium utama dalam proses atau mekanisme perdagangan tersebut.

E-commerce terbagi menjadi dua yaitu
1. Business to business e- commerce (perdagangan antar pelaku usaha)
2. Business to consumer e-commerce (perdagangan antar pelaku usaha dengan konsumen.

Nilai Lebih E-Commerce
1. Jangkauan lebih luas (dunia). Tanpa batas-batas wilayah dan waktu.
2. Penghematan sumber daya
3. Ruang untuk toko (fisik) dan SDM
4. Buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Tidak mengenal hari libur, dan hari besar
5. Dapat diperluas atau diperbanyak item barang tanpa batasan.
6. Konsumen memperoleh informasi yang beragam dan mendetail.
7. Melalui internet, konsumen dapat memperoleh aneka informasi barang dan jasa dari berbagai toko dalam berbagai variasi merek lengkap dengan spesifikasi harga, cara pembayaran, cara pengiriman
8. Tidak diadakannya calo dan pedagang perantara.

Kelemahan E-Commerce :
1. Pembajakan kartu kredit, stock exchange fraud, banking fraud, hak atas kekayaan intelektual, akses ilegal kesistem informasi (hacking) perusakan web site sampai dengan pencurian data.
2. Ketidaksesuaian jenis dan kualitas barang yang dijanjikan,
3. Ketidaktepatan waktu pengiriman barang
4. No cash payment.
5. Indonesia belum memiliki perangkat hukum yang mengakomodasi perkembangan e-commerce.
6. sebagian masyarakat kurang merasa puas bila tidak melihat langsung barang yang akan dibelinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s