Opini Kenaikan Harga BBM dan Tarif Dasar Listrik

            Baiklah disini saya akan menjelaskan terlebih dahulu alasan mengapa Pemerintah menaikkan harga BBM dan TDL tersebut. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jerowacik menuturkan kenaikan harga BBM tidak bisa dihindari seiring dengan melambungnya harga minyak mentah dunia akibat konflik politik di timur tengah.

            Apalagi harga minyak mentah dunia sudah melebihi asumsi APBN 2012. Selain itu harga minyak mentah di Indonesia pada bulan januari adalah 115,91 AS dolar perbarel dan pada bulan februari sekitar 121,75 AS dolar perbarel padahal asumsi harga minyak mentah Indonesia sebagaimana angka yang terdapat pada APBN 2012 sebesar 90 AS dolar perbarel. Oleh sebab itu mengharuskan pemerintah menyesuaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

            Itulah sebabnya pemerintah menaikkan harga BBM dikarenakan harga BBM di Indonesia rendah daripada diluar negeri dan pemerintah tidak mau nombok terlalu banyak untuk membayar BBM tersebut sementara biaya yang harus dikelurkan tidak hanya untuk BBM tapi untuk disemua bidang. Begitu juga pada masalah kenaikan tarif dasar listrik penyebabnya hampir sama dikarenakan dana untuk alokasi listrik terlalu rendah daripada jumlah dana didalam RAPBN 2012. Namun kenaikan tarif dasar listrik tidak akan terjadi bersamaan dengan naiknya harga BBM

            Setiap pemerintah berencana menaikkan BBM dan TDL, dimana mana pasti akan terjadi demo besar-besaran yang dilakukan oleh mahasiswa. Langkah pemerintah tersebut sebagai langkah nyata penyengsaraan rakyat. Kebijakan tersebut juga menggambarkan bahwa pemerintah kurang peka terhadap kondisi rakyat yang selama ini masih banyak hidup dibawah garis kemiskinan.

            Kenaikan BBM dan TDL dipastikan akan berpengaruh pada berbagai sektor kehidupan masyarakat khususnya transportasi, sembako dan properti. Sektor transpotasi dan masyarakat ekonomi lemah yang menggunakan BBM bersubsidi sebagai penunjang perekonomian merupakan golongan pertama yang akan merasakan dampak kenaikan BBM. Dikarenakan 2 hal tersebut saling berhubungan dengan BBM sehingga secara langsung dapat merasakan efeknya.

            Belum lagi keputusan menaikkan harga BBM dikeluarkan oleh pemerintah tapi harga sembako mulai merangkak naik dan itu terjadi disemua daerah. Biasanya setiap kenaikan harga BBM akan di ikuti kenaikan harga barang-barang termasuk material bangunan. Oleh karena itu otomatis harga rumah akan naik dan lagi-lagi rakyat miskin tidak akan mampu lagi memiliki rumah melalui KPR. Himbauan Pemerintah untuk segera berhemat sepertinya hanyalah isapan jempol belaka karena masyarakat kecil yang akan menjadi korban, dikarenakan tidak ada yang bisa dihemat sedangkan hidup sehari-hari saja sudah susah.

Saran saya :

  1. Seharusnya pemerintah merealisasikan terlebih dahulu setiap keputusan yang diambil kepada rakyat, apakah rakyat setuju atau tidak jika ternyata banyak yang tidak setuju, sebaiknya bisa memikirkan cara yang lain agar rakyat kecil tidak kena imbasnya karena Indonesia pada dasarnya menganut sistem demokrasi dimana rakyat boleh menyampaikan aspirasinya.
  2. Kalau bisa kebijakan ini diberlakukan hanya untuk pejabat pemerintah pusat dan daerah, para pengusaha, serta mobil pribadi dimana harga mobil tersebut diatas 200 juta.
  3. Untuk anak anak sekolah/mahasiswa tarif ongkos angkot/bus tidak dinaikkan supaya bisa mengurangi beban orangtuanya dan bisa bersekolah tanpa berfikir pusing untuk masalah biaya transportasi tersebut. Dimana mereka harus mempunyai tanda pengenal seorang pelajar/mahasiswa agar supir angkot/bus tidak terkena tipu oleh orang-orang yang merugikan karena adanya tarif khusus pelajar/mahasiswa.
  4. Kenaikan untuk kendaraan roda dua kalau bisa 5000/liter jangan terlalu tinggi kenaikannya karena yang memakai kendaraan roda dua golongan ekonomi menengah kebawah sedangkan mobil-mobil pribadi bisa ditetapkan 6000/liter.
  5. Sebaiknya pemerintah memperhatikan/meningkatkan perekonomian masyarakat terlebih dahulu baru menaikkan harga BBM sehingga tidak terjadi gejolak-gejolak yang tidak diinginkan karena jika masyarakat sudah mapan tidak akan menolak kenaikan BBM tersebut karena untuk meningkatkan perekonomian nasional.
  6. Kalau bisa yang duduk di pemerintahan adalah orang yang jujur supaya perekonomian Indonesia tidak morat marit dikarenakan adanya kasus korupsi yang merajalela sehingga rakyat kecil pun tidak terkena imbasnya dikarenakan naiknya harga BBM, TDL, dll.
  7. BBM bersubsidi bagi rakyat miskin hanyalah janji manis karena selama ini yang menikmati bukanlah orang yang seharusnya mendapatkan jatah tersebut, bahkan orang golongan atas pun bisa menikmati. Sebaiknya dalam membagikan jatah subsidi tersebut pemerintah turun langsung melihat kebenarannya, apakah orang tersebut golongan bawah atau menengah supaya tidak terjadi kecurangan dalam pembagian subsidi tersebut.

Sekian dari pendapat saya terhadap kenaikan BBM dan TDL, jika ada kata yang kurang berkenan mohon maaf. Semoga bermanfaat.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s